KALIMANTANLIVE.COM – Ulang tahun ke-30 seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan bagi Jennie BLACKPINK. Namun, perayaan spesial sang idola K-Pop di sebuah klub malam Jepang justru menuai sorotan dan kritik dari warganet lintas negara.
Pada Jumat (16/1/2026), Jennie genap berusia 30 tahun. Momen tersebut bertepatan dengan rangkaian konser tur dunia BLACKPINK di Tokyo, yang digelar selama tiga hari berturut-turut hingga Minggu (18/1/2026). Di sela jadwal padat itu, Jennie merayakan hari lahirnya bersama tim dan kerabat dekat.
# Baca Juga :Jennie BLACKPINK Buka Pameran Foto Perdana “J2NNI5”, Ungkap Sisi Paling Jujur di Usia 25 Tahun
# Baca Juga :Ribuan Aparat Dikerahkan! 1.500 Personel Siaga Amankan Konser BLACKPINK di GBK Hari Ini
# Baca Juga :Lisa BLACKPINK Bikin Geger Emmy Awards 2025! Gaun Pink Asimetris dan Perhiasan Bulgari Jadi Sorotan Dunia
# Baca Juga :BLACKPINK Bakal Guncang GBK November 2025, Siapkan Dompet BLINK!
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Jennie terlihat menari santai di sebuah klub malam. Suasana pesta tampak meriah dengan iringan musik, papan LED ucapan ulang tahun, serta botol champagne yang dihiasi kembang api menyala di dalam ruangan.
Percikan api dari botol champagne tersebut tampak melesat hingga mendekati langit-langit klub yang relatif rendah, memicu kekhawatiran warganet. Banyak yang menilai penggunaan kembang api di ruang tertutup berpotensi berbahaya, terlebih di lokasi hiburan malam yang biasanya dipadati pengunjung.
Kritik netizen semakin menguat karena perayaan ini terjadi tak lama setelah insiden kebakaran klub malam di Swiss saat malam Tahun Baru. Tragedi tersebut menewaskan sekitar 40 orang dan melukai lebih dari 100 korban, akibat api yang dengan cepat menyambar area bar.
Pasca kejadian itu, otoritas Swiss melarang penggunaan kembang api di dalam klub malam. Hal serupa juga pernah disampaikan oleh dinas pemadam kebakaran Korea Selatan, yang menekankan risiko besar penggunaan api di ruangan dengan langit-langit rendah, material mudah terbakar, serta kondisi ruangan yang padat sehingga menyulitkan evakuasi.
Tak heran, video pesta ulang tahun Jennie BLACKPINK pun memicu perdebatan hangat di forum komunitas Korea. Sebagian warganet menilai Jennie perlu lebih berhati-hati sebagai public figure dengan pengaruh global, karena tindakannya bisa ditiru oleh penggemar.
Di sisi lain, perayaan ini juga menyeret kembali kritik lama terhadap Jennie. Sejumlah netizen membandingkan energinya saat berpesta dengan performanya di atas panggung. Dalam beberapa tahun terakhir, Jennie kerap mendapat komentar negatif hingga dijuluki memiliki “lazy dance”, istilah yang dianggap merendahkan profesionalismenya sebagai performer.
Namun, tak sedikit pula penggemar yang membela Jennie. Mereka menilai perayaan ulang tahun pribadi tidak bisa disamakan dengan tuntutan tampil maksimal di konser tur dunia yang melelahkan secara fisik dan mental.







