MAKASSAR, KALIMANTANLIVE.COM – Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah barang pribadi milik kru dan penumpang Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Barang-barang tersebut di antaranya milik Kopilot Farhan Gunawan hingga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ferry Irawan.
Berdasarkan pantauan di Posko Media Center Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (20/1/2026), informasi temuan barang korban disampaikan melalui catatan pergerakan Search and Rescue Unit (SRU) yang terpampang di papan informasi posko. Seluruh barang temuan telah dibawa oleh tim SRU I ke Posko Induk SAR.
# Baca Juga :IHSG Ditutup Menguat ke 9.133, Saham ASII Melesat, INCO Tertekan Harga Nikel, BNBR Siapkan Right Issue
# Baca Juga :Nisfu Syaban 2026, Tinggal Sekitar 2 Minggu Lagi, Catat Tanggal dan Amalannya
# Baca Juga :Terbongkar! Gas Elpiji Subsidi Disulap Jadi 12 Kg di Cikarang, Tiga Pelaku Diciduk Polisi
# Baca Juga :Badai Salju Lumpuhkan Jalanan, 100 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Michigan AS
Dalam laporan tersebut disebutkan, tim SRU I membawa satu buah dompet berisi identitas atas nama Muh Farhan Gunawan, yang diketahui merupakan Kopilot pesawat ATR 42-500.
“SRU I yang kembali ke posko membawa temuan barang korban berupa dompet yang berisi identitas atas nama Muh Farhan Gunawan,” demikian keterangan tertulis pada papan informasi Posko Media Center.
Selain itu, tim SAR juga mengamankan dompet berisi identitas atas nama Dwi Murdiono. Berdasarkan manifes pesawat, Dwi Murdiono merupakan Engineer on Board (EOB) atau teknisi pesawat.
Tim SRU I juga menemukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atas nama Koharuddin. Selain dokumen pribadi, tim SAR mengamankan sebuah ransel kecil, tablet (tab), serta sejumlah barang lain yang ditemukan dalam kondisi rusak parah.
Barang pribadi lainnya yang ditemukan berupa sebuah pouch berisi catokan rambut, hair dryer, tas, serta perlengkapan kosmetik. Barang-barang tersebut belum diketahui secara pasti kepemilikannya dan ditemukan di sekitar bagian kepala pesawat pada kedalaman sekitar 300 meter.
“SRU I yang kembali ke posko membawa barang korban berupa satu buah handphone merek Samsung,” tulis laporan lanjutan di papan informasi posko.
Sebelumnya, pada Senin (19/1), tim SAR gabungan telah lebih dahulu mengevakuasi barang milik pegawai KKP Ferry Irawan berupa sebuah dompet. Berdasarkan dokumentasi Basarnas Makassar, dompet tersebut berisi Kartu Tanda Penduduk (KTP), sejumlah uang tunai, serta foto keluarga korban.
Selain barang pribadi, tim SAR juga menemukan sejumlah bagian pesawat, seperti ban dan serpihan badan pesawat lainnya. Temuan tersebut diperoleh saat penyisiran intensif oleh tim darat di jalur ekstrem antara puncak dan Pos 9 jalur pendakian Gunung Bulusaraung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyatakan bahwa temuan barang-barang tersebut menjadi petunjuk penting dalam proses pencarian lanjutan.










