Desy Oktavia Sari Intensifkan Sosialisasi Budaya Banua dan Perlindungan Perempuan-Anak di Tengah Bencana

“Hari ini saya kembali menyosialisasikan budaya Banua dan kearifan lokal, sekaligus perlindungan perempuan dan anak. Tujuannya agar masyarakat semakin sadar pentingnya melestarikan budaya Banjar serta menjaga kelompok rentan di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Politikus perempuan tersebut menambahkan, nilai-nilai budaya lokal dapat menjadi fondasi pembentukan karakter masyarakat yang berempati dan saling menguatkan.

BACA JUGA: Demo Tolak Pilkada Melalui DPRD di DPRD Kalsel Timbulkan Korban di Pihak Mahasiswa Maupun Aparat

Namun demikian, ia menegaskan bahwa aspek kemanusiaan harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya.

Terkait isu perlindungan perempuan dan anak, Desy mengajak masyarakat untuk lebih peka dan berani bersuara. Ia menekankan agar warga tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan atau pelecehan, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi bencana.

“Jangan takut dan jangan ragu untuk melapor jika melihat atau mengalami kekerasan. Keamanan perempuan dan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen DPRD Kalsel untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan pelestarian budaya, kepedulian sosial, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak tetap menjadi prioritas, seiring dengan upaya penanganan berbagai persoalan daerah, termasuk dampak bencana banjir.

Sumber: DPRD Kalsel