Inter vs Arsenal Diprediksi Sengit, Arteta Sebut Duel Mirip Musim Lalu di Giuseppe Meazza

KALIMANTANLIVE.COM – Laga Inter Milan vs Arsenal pada lanjutan Liga Champions diprediksi bakal berlangsung panas dan sengit. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menilai pertandingan ini akan berjalan mirip dengan pertemuan kedua tim musim lalu, di mana Inter sukses menaklukkan Meriam London.

Pertandingan Inter Milan kontra Arsenal dijadwalkan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026). Duel ini mempertemukan dua tim pemuncak klasemen liga domestik masing-masing.

# Baca Juga :Hasil Lengkap & Klasemen Liga Champions 2025-2026: Duo Inggris Perkasa di Tandang, Madrid Tumbang di Bernabeu!

# Baca Juga :Juventus Bangkit! Tundukkan Pafos 2-0, Nyonya Tua Kunci Kemenangan Beruntun di Liga Champions

# Baca Juga :Klasemen Liga Champions: Arsenal Sempurna, Liverpool dan Inter Tumbang

# Baca Juga :Napoli dan Olympiakos Hanya Bisa Imbang di Matchday 4 Liga Champions

Arsenal saat ini tampil dominan dan nyaman di puncak klasemen Liga Inggris, sementara Inter Milan juga menunjukkan performa impresif dengan menduduki posisi teratas Serie A.

Beda Posisi di Liga Champions

Meski sama-sama berjaya di liga domestik, posisi kedua tim di klasemen Liga Champions cukup berbeda. Arsenal tampil sempurna dan kini berada di peringkat pertama dengan koleksi 18 poin. Sementara Inter Milan menempati posisi ketujuh dengan 12 poin.

Kedua tim bukan lawan asing. Pada fase liga Liga Champions musim lalu, Inter dan Arsenal juga saling berhadapan. Saat itu, Nerazzurri menang tipis 1-0 atas Arsenal di kandang sendiri.

Arteta Waspadai Inter

Mikel Arteta mengakui bahwa laga nanti tidak akan mudah bagi timnya. Ia menilai pertandingan akan berlangsung ketat seperti musim lalu, meski ada beberapa perbedaan dari kubu Inter.

“Ini akan sangat mirip dengan tahun lalu. Posisi kedua tim memang sedikit berbeda sekarang,” ujar Arteta, dikutip dari situs resmi UEFA.

Arteta juga menyoroti perubahan di tubuh Inter Milan, terutama dengan hadirnya pelatih baru Cristian Chivu, yang menggantikan Simone Inzaghi.