BATULICIN, Kalimantanlive.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu terus meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Nurussalam, Senin (19/1/2026).
Menurut Bupati, peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan keteladanan Rasulullah SAW.
BACA JUGA: Pagelaran Seni Akbar Panggung Gembira 1206, Pemkab Tanah Bumbu Dukung Penguatan Karakter Santri
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita membangun SDM yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter sebagai fondasi utama bagi kemajuan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Ia berharap ilmu, nasihat, dan hikmah yang diperoleh dari peringatan Isra Mi’raj dapat menjadi penguat spiritual bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai ajaran Rasulullah SAW dapat terimplementasi dalam tata kelola pemerintahan yang amanah, berintegritas, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penguatan spiritualitas harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik dan ekonomi, sebagai landasan dalam mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Andi Rudi Latif juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Habib Ali Bin Muhammad Bakhri Al Hamid serta penceramah Guru Fahriansyah, S.Pd.I, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqomah Mantewe, yang telah berkenan hadir dan membersamai jamaah dalam kegiatan penuh berkah tersebut.
“Kehadiran beliau menjadi kehormatan serta membawa keberkahan bagi Pemerintah Daerah Tanah Bumbu,” ucapnya.
Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Agung Nurussalam berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga pada kekuatan iman dan karakter masyarakatnya.
Kalimantanlive.com/MC Tanbu







