Pantau Sungai Secara Real Time, Pemkot Banjarbaru Buka Akses Data Ketinggian Air untuk Publik

Deny menambahkan, alat telemetri tidak hanya mengukur ketinggian muka air sungai, tetapi juga mencatat intensitas curah hujan di sekitar titik pemasangan.

Data yang dihasilkan dinilai cukup akurat dan saat ini telah dimanfaatkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru sebagai bahan monitoring awal.

BACA JUGA: Pemkot Banjarmasin Percepat Bonus Atlet, Dorong Olahraga Jadi Budaya Masyarakat

“Datanya sudah digunakan BPBD untuk pemantauan. Sementara ini hasilnya cukup baik,” katanya.

Saat ini, sistem telemetri telah terpasang di tiga titik strategis dan rawan banjir, yakni kawasan Kemuning, Tonhar, serta Sungai Kuranji di Kecamatan Cempaka. Ketiga lokasi tersebut selama ini menjadi fokus pengendalian banjir di Kota Banjarbaru.

Ke depan, Dinas PUPR Banjarbaru berharap sistem pemantauan digital ini dapat terintegrasi sepenuhnya dengan BPBD.

Integrasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana banjir secara lebih tepat dan efektif.

Sumber: Borneotrend