Aktivitas Meningkat, Gunung Ile Lewotolok Meletus 164 Kali Rabu Pagi Disertai Gemuruh

LEMBATA, KALIMANTANLIVE.COM – Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Sepanjang Rabu (21/1/2026) pagi, gunung api tersebut tercatat meletus sebanyak 164 kali dan disertai suara gemuruh.

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Umar Syawaludin, mengatakan ratusan erupsi tersebut terekam berdasarkan data seismogram sejak dini hari.

# Baca Juga :Gaji Guru Bisa Kalah dari Sopir MBG, Pengamat Desak Pemerintah Bentuk Badan Kesejahteraan Guru

# Baca Juga :KPK Akui Sempat Kesulitan OTT Bupati Pati Sudewo, Bingung Lacak Peran “Tim 8”

# Baca Juga :HP Murah Terancam Langka? Oppo, Vivo, hingga Xiaomi Dikabarkan Pangkas Stok Besar-besaran 2026

# Baca Juga :Jadwal Persija vs Madura United di Super League 2025-2026, Laga Pembuka Putaran Kedua di GBK

“Ratusan erupsi ini terdeteksi sejak pukul 00.00 WITA hingga 06.00 WITA,” ujar Umar, Rabu.

Berdasarkan catatan PGA, letusan memiliki amplitudo 20,6–37,4 milimeter dengan durasi 30 hingga 96 detik.

Kondisi Visual dan Cuaca

Secara visual, kawasan Gunung Ile Lewotolok tertutup kabut 0-I hingga kabut 0-II, sehingga asap kawah tidak teramati.

Cuaca di sekitar puncak gunung dilaporkan berawan hingga mendung, dengan arah angin bertiup lemah hingga sedang ke timur dan tenggara. Suhu udara di sekitar lokasi berkisar 23–25 derajat Celsius.

Aktivitas Gempa Tercatat

Selain erupsi, PGA Ile Lewotolok juga mencatat aktivitas kegempaan lainnya, yakni:

38 kali gempa hembusan

9 kali tremor non-harmonik

2 kali tremor harmonik

1 kali gempa tektonik lokal

Data tersebut menunjukkan aktivitas internal gunung api masih tergolong tinggi.

News Feed