CHINA, Kalimantanlive.com – Sedan listrik hasil kolaborasi GAC dan Toyota, bZ7, dipastikan meluncur di China pada Maret 2026 dengan harga sekitar 200.000 yuan atau setara Rp487 juta.
Mengutip Carnewschina, Selasa (20/1), bZ7 menjadi sedan listrik segmen D yang terintegrasi dengan ekosistem pintar Xiaomi serta menggunakan HarmonyOS 5.0 dari Huawei.
BACA JUGA: Resmi Meluncur! BYD e7, Sedan Listrik ‘Murah’ Harga Rp 200 Jutaan Siap Guncang Pasar
Mobil ini juga dibekali sistem bantuan berkendara canggih (ADAS) Momenta R6 Flywheel, chip otonom Nvidia, dan motor listrik DriveONE dari Huawei.
Dari sisi desain, bZ7 mengusung gaya fastback dengan lampu siang hari berbentuk C khas Toyota, lampu depan memanjang, lidar di atap, serta lampu belakang full-width.
Sistem ADAS didukung lima radar gelombang milimeter, 11 kamera, dan 10 radar ultrasonik, memungkinkan fitur Navigate on Autopilot (NOA), parkir otomatis penuh, hingga parkir jarak jauh.
Secara dimensi, bZ7 memiliki panjang 5.130 mm, lebar 1.965 mm, tinggi 1.506 mm, dan jarak sumbu roda 3.020 mm. Konsumen dapat memilih tujuh warna eksterior.
Sedan ini menggunakan dua motor listrik dengan tenaga maksimum 207 kW (278 hp) dan baterai LFP CATL berkapasitas 71,35 kWh atau 88,13 kWh.







