PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Jelang tibanya Bulan Suci Ramadan 1447 hijriah yang diperkirakan akan ditetapkan dalam pertengahan Bulan Februari 2026 mendatang jadi perhatian kalangan Anggota DPRD Kota Palangka raya.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Djati Asmoro, meminta selama bulan suci Ramadan 1447 H yang jatuh pada pertengahan Februari 2026 mendatang diperbanyak pendalaman agama islam.
Dia memberikan atensi khusus pada kurikulum pendidikan selama Bulan Ramadan 1447 hijriah mendatang agar para siswa lebih khusyu dalam mengisi bulan penuh berkah tersebut.
Politisi Partai Gerindra Kota Palangka Raya ini, meminta pihak sekolah untuk meniadakan kegiatan olahraga atau kegiatan fisik yang berat jika ada keputusan siswa tetap belajar selama Bulan Ramadan.
Ini, kata dia demi menjaga kondisi siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga tidak mudah lelah jika nantinya Dinas Pendidikan tetap menyelenggarakan proses belajar mengajar.
Djati menyarankan agar jam pelajaran olahraga tidak dihilangkan dan dialihkan bentuk kegiatannya, kegiatan fisik diganti dengan penyampaian teori di dalam kelas.
Dia mengatakan, selama siswa dan siswi berpuasa tentu olahraga berat di tengah cuaca yang terik dikhawatirkan akan menguras energi siswa secara berlebihan.
Djati meminta, agar memperbanyak agenda keagamaan seperti Pesantren kilat atau Pesantren Ramadan, kajian rohani, atau buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi.
Terkait durasi belajar, politisi dari Partai Gerindra ini meyakini akan ada penyesuaian dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng maupun Kota Palangka Raya.







