Agar upaya percepatan penanggulangan banjir bisa berjalan sesuai yang diharapkan, Supian HK mendorong adanya kolaborasi antara kabupaten, provinsi bahkan pusat.
“Jadi memang harus rembuk bersama untuk upaya percepatan penanggulangan banjir ini,” lanjutnya.
Musrenbang Penanggulangan Bencana
Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi menyatakan saat ini sangat perlu dilakukan musyawarah rencana pembangunan atau musrenbang penanggulanan bencana.
“Jadi fokus mengenai bencana banjir saja. Bagaimana mitigasinya, apa yang harus dilakukan pemerintah provinsi, apa yang harus dilakukan pemerintah kabupaten kota,” ujarnya.
Untuk itu, lanjut Bambang, harus ada Bappeda yang menginisiasi musrenbang fokus untuk bencana, khususnya banjir.
“Sehingga Dinas-dinas dan SKPD akan tahu, siapa berbuat apa, apa yang akan dilakukan, dan koordinatornya siapa, hingga mitigasi selalu turun. Tanpa ada musrenbang atau apa pun namanya, dikhawatir rapat penanggulangan bencana akan kembali ke titik nol lagi,” katanya.
Kata Bambang, sampai saat ini, tidak ada provinsi yang menyelanggarakan musrenbang penanggulangan bencana.
“Inilah yang terus kita dorong agar dilaksanakan. Mudah-mudahan, dengan forum yang sangat baik ini, akan bersejarah bagi Kalsel,” ucapnya.







