REMBANG, KALIMANTANLIVE.COM – Insiden keras mewarnai laga Liga 4 Indonesia Grup A Jawa Tengah antara PSIR Rembang dan Persikaba Blora. Penjaga gawang PSIR Rembang, Raihan Alfariq, akhirnya menyampaikan permintaan maaf usai aksinya melakukan tendangan kungfu terhadap pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta, viral di media sosial.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Raihan secara terbuka melalui akun media sosial resmi PSIR Rembang. Dalam pernyataannya, Raihan mengaku menyesali tindakan yang terjadi pada pertandingan yang digelar Rabu (21/1/2026) sore.
# Baca Juga :Barcelona Taklukkan Slavia Praha 4-2, Blaugrana Jaga Peluang Lolos Langsung ke 16 Besar
# Baca Juga :Kapolda Metro Jaya Kocok Ulang Jabatan, Kasat Reskrim hingga Kapolsek Dimutasi Mendadak, Ini Daftarnya
# Baca Juga :Harga Emas Antam Pecah Rekor Lagi! Hari Ini Tembus Rp 2,79 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
# Baca Juga :China Bikin Rumah Baru untuk Internet di Dasar Laut, Saingi Inovasi Microsoft
“Saya Raihan sebagai kiper PSIR Rembang dalam laga melawan Persikaba Blora pada hari Rabu, 21 Januari 2026 sore tadi. Dengan kesadaran penuh dan atas nama pribadi, saya memohon maaf atas insiden yang menimpa salah satu pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta,” ujar Raihan, dikutip dari akun @psir_official.
Raihan menegaskan bahwa aksi tersebut bukan dilakukan dengan sengaja, melainkan terjadi secara refleks dalam situasi pertandingan.
“Insiden tersebut murni akibat gerakan refleks saya tanpa ada sedikit pun niatan untuk mencederai saudara kami, Rizal,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen dan ofisial kedua tim yang terlibat dalam pertandingan tersebut.
“Saya meminta maaf kepada seluruh manajemen dan ofisial Persikaba Blora, serta kepada manajemen dan ofisial PSIR Rembang atas kejadian ini,” imbuhnya.
Persikaba Tempuh Jalur Komdis PSSI
Meski sudah ada permintaan maaf, Persikaba Blora memastikan tidak tinggal diam. Manajer Persikaba Blora, Muhammad Imfroni, menyatakan pihak klub akan membawa insiden tersebut ke Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
“Langkah dari klub adalah melaporkan kejadian ini ke Komdis PSSI agar diberikan sanksi tegas, bahkan sanksi seumur hidup,” ujar Imfroni saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).
Insiden Terjadi di Menit ke-70
Pertandingan PSIR Rembang kontra Persikaba Blora yang berlangsung di Stadion Krida Rembang sendiri berakhir imbang tanpa gol. Namun, hasil pertandingan tersebut justru tertutup oleh insiden keras yang terjadi pada menit ke-70.








