Menanggapi hal tersebut, Wagub Edy Pratowo menyampaikan bahwa Pemprov Kalteng terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Salah satu langkah konkret yang disepakati adalah percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Pemprov Kalteng juga menyiapkan dukungan pasokan pangan, di antaranya melalui pembangunan Rice Milling Plant (RMP) di Desa Lampuyang, Kabupaten Kotawaringin Timur, pengembangan Rice Milling Unit (RMU), serta program Rice to Rice (RtR) di Kabupaten Pulang Pisau.
BACA JUGA: Kartu Huma Betang Segera Diluncurkan, Pemprov Kalteng Perketat Verifikasi Penerima
Selain itu, pemerintah daerah membangun pabrik pakan ternak di Kecamatan Parenggean, Kotawaringin Timur, serta mengembangkan sentra hortikultura di Kalampangan dan Pulang Pisau guna mendukung kemandirian pangan.
Meski demikian, Wagub mengakui kondisi geografis Kalimantan Tengah masih menjadi tantangan dalam distribusi MBG, khususnya di wilayah terpencil sehingga program belum dapat dinikmati secara merata.
“Kami mengapresiasi kunjungan BGN. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak bersama mendukung program prioritas Presiden, khususnya Makan Bergizi Gratis di Kalimantan Tengah,” tutup Edy Pratowo.
Sumber: mediadayak.id










