Sony Gandeng TCL Bentuk Perusahaan Patungan untuk Bisnis TV dan Audio

JAKARTA, Kalimantanlive.com — Sony menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan elektronik asal China, TCL, untuk membentuk perusahaan patungan baru yang akan mengelola lini bisnis hiburan rumah Sony, termasuk televisi dan perangkat audio.

Dalam kerja sama tersebut, TCL akan menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 51 persen, sementara Sony memegang 49 persen saham. Perusahaan baru ini akan menangani seluruh rantai bisnis, mulai dari riset dan pengembangan, manufaktur, penjualan, distribusi, hingga layanan purnajual secara global.

BACA JUGA: Vivo V60 Lite Meluncur 2 Oktober di Indonesia, Usung Kamera Sony 50MP dan Baterai 6.500 mAh

Mengutip GSM Arena, kolaborasi ini menggabungkan keunggulan kedua perusahaan. Sony menyumbangkan teknologi visual dan audio, kekuatan merek, serta pengalaman operasional, sementara TCL menghadirkan teknologi panel layar, skala produksi besar, jaringan industri luas, dan efisiensi biaya.

Meski berada di bawah perusahaan patungan, produk yang dihasilkan tetap menggunakan merek Sony dan Bravia.

Kesepakatan final ditargetkan rampung pada akhir Maret, dengan operasional perusahaan baru direncanakan mulai April 2027 setelah seluruh persetujuan regulator terpenuhi.

Melalui langkah ini, Sony dan TCL menargetkan produk TV dan audio dengan harga lebih kompetitif tanpa mengorbankan kualitas.

Sumber: Fajarharapan.id