Tamat Karier Kiper PSIR Rembang Usai Tendangan Kungfu ke Pemain Persikaba, Dihukum Seumur Hidup

PSIR Ajukan Banding

Manajemen PSIR Rembang memastikan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Manajer PSIR, Rasno, menyebut usia Raihan yang masih 20 tahun menjadi salah satu pertimbangan.

“Kami akan memperjuangkan kiper kami semaksimal mungkin. Banding akan kami ajukan,” ujar Rasno.

Ia menambahkan, fokus tim saat ini adalah menghadapi laga babak 16 besar melawan PSIK Klaten pada Minggu (25/1/2026).

PSIR Singgung Pemainnya Cedera Patah Tulang

Rasno juga menyinggung bahwa dalam laga yang sama, bek PSIR bernama Sena mengalami patah tulang akibat benturan dengan pemain Persikaba bernama Teo. Namun, pihak PSIR memilih tidak melaporkan insiden tersebut.

“Kami tidak menuntut apa-apa. Tapi insiden kiper kami langsung diviralkan, padahal Rizal tidak mengalami cedera serius,” ujarnya.

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi saat kemelut di kotak penalti usai tendangan bebas Persikaba. Saat Rizal berusaha menyambut bola, Raihan mencoba menangkap bola namun mengangkat kaki terlalu tinggi dan mengenai dada Rizal hingga terjatuh.

Manajer Persikaba, Muhammad Imfron, menyebut Rizal langsung dilarikan ke IGD rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

“Bekas tendangannya terlihat jelas di dada. Videonya ada,” ungkap Imfron.

Kasus ini menjadi salah satu hukuman terberat dalam sejarah Liga 4 Jawa Tengah, sekaligus peringatan keras terhadap tindakan kekerasan di lapangan hijau.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI