Tragis, Bayi 2 Tahun Alami Infeksi Herpes Parah hingga Buta Diduga Akibat Dicium Orang Sakit

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kisah pilu menimpa seorang balita berusia 2 tahun di Inggris yang harus kehilangan penglihatannya akibat infeksi virus herpes simpleks. Infeksi tersebut diduga kuat terjadi setelah sang anak dicium oleh seseorang yang mengidap herpes, meski tanpa gejala yang disadari.

Peristiwa ini dialami oleh Juwon, putra dari seorang ibu bernama Michelle Saaiman. Awalnya, Michelle membawa anaknya ke dokter karena mengira Juwon hanya mengalami infeksi mata biasa. Dokter sempat memberikan antibiotik, namun kondisi Juwon justru semakin memburuk.

# Baca Juga :TEROBOSAN MEDIS! Terapi Gen Baru BE-CAR7 Bantu 64 Persen Pasien Kanker Ganas Bebas Penyakit

# Baca Juga :Konsumsi Daging Merah Berlebihan Bisa Picu Penyakit Jantung, Ini Saran Dokter

# Baca Juga :Disebut Ada Riwayat Penyakit Vertigo, Seorang Nelayan di Pulau Sembilan ‘Hilang’ Tercebur ke Laut

# Baca Juga :Indonesia Dukung Kemitraan BRICS untuk Atasi Penyakit Terkait Kondisi Sosial

“Dua hari kemudian kami sadar ada sesuatu yang sangat salah dengan matanya. Seperti ada sesuatu yang tumbuh di dalam bola mata,” ujar Michelle, dikutip dari Unilad.

Michelle kemudian menyadari kejanggalan lain. Juwon tampak tidak merasakan sakit di matanya sama sekali, bahkan ketika ia memasukkan jarinya ke mata dan menggaruk bola mata tanpa berkedip.

Hasil pemeriksaan lanjutan mengungkap adanya luka berukuran sekitar 4 milimeter pada mata Juwon. Dokter kemudian memastikan bahwa ia mengalami infeksi herpes simpleks pada mata, yang dalam istilah medis dikenal sebagai herpes simplex keratitis.

Yang mengejutkan, kedua orang tua Juwon dinyatakan negatif virus herpes. Hal ini membuat dokter menduga virus tersebut ditularkan oleh orang lain, kemungkinan melalui cium di wajah atau mata, dari seseorang yang memiliki herpes di bibir namun tidak menyadari sedang aktif.

Terlambat Ditangani, Penglihatan Tak Terselamatkan

Michelle mengungkapkan bahwa dokter membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk mengendalikan infeksi tersebut. Namun, saat infeksi berhasil dikontrol, kerusakan mata sudah terjadi secara permanen.

“Herpes telah merusak kornea matanya secara parah. Dia kehilangan seluruh sensasi di mata dan tidak bisa melihat apa pun. Dia benar-benar buta,” kata Michelle dengan sedih.

Ia menjelaskan bahwa akibat kerusakan saraf, otak Juwon tidak lagi mengenali mata tersebut dan berhenti mengirimkan sinyal. Lapisan pelindung alami mata pun mengering, memperparah kondisi.