Setelah itu, rombongan menuju halaman parkir sebuah Sekolah Dasar di Kelurahan Sulingan dengan maksud untuk menyelesaikan permasalahan di antara mereka.
Saat saksi dan para korban sedang berada di halaman sekolah tersebut dan berbincang, sekitar 20 menit kemudian datang sebuah mobil berwarna hitam yang masuk ke area sekolah. Di sana pun terjadi penyerangan terhadap korban RS dan AZ menggunakan senjata tajam.
Akibat penyerangan tersebut, kedua korban sempat melarikan diri dalam kondisi terluka menuju perempatan Sulingan.
Namun, sesampainya di lokasi tersebut, korban RS dan AZ ditemukan tergeletak dalam kondisi tidak berdaya dan segera dievakuasi ke RSUD H Badaruddin Kasim Tabalong.
“Terkait peristiwa penyerangan ini, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan secara pasti kronologi kejadian, termasuk jumlah pelaku serta peran masing-masing pihak yang terlibat,” jelas Joko.
Selanjutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan pihak medis, korban AZ mengalami luka akibat senjata tajam di bagian punggung. Sementara itu, korban RS diterima di rumah sakit dalam kondisi meninggal dunia.







