JAKARTA, Kalimantanlive.com — Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengakui kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih menjelang tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Situasi ini diperkirakan akan memengaruhi performanya, terutama saat menjalani pengujian pada hari kedua.
Tes pramusim di Sepang yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026 menjadi agenda penting bagi seluruh pembalap sebelum musim resmi dimulai. Setelah itu, rangkaian tes akan berlanjut di Thailand pada 21–22 Februari 2026 sebagai tahap akhir persiapan menuju balapan perdana.
BACA JUGA: Ducati Prioritaskan Pertahankan Marc Marquez Jelang MotoGP 2026
Marquez masih menjalani pemulihan cedera bahu yang dialaminya akibat insiden pada MotoGP Indonesia 2025. Cedera tersebut membuat daya tahan fisiknya belum sepenuhnya stabil untuk menjalani aktivitas intens secara berturut-turut, terutama di sirkuit dengan karakter fisik berat seperti Sepang.
“Saya bisa berkendara dengan baik selama satu hari, tetapi pada hari kedua performa saya menurun cukup signifikan,” ujar Marquez.
Menurut pembalap asal Spanyol itu, tantangan terbesar bukan hanya soal kecepatan, tetapi menjaga konsistensi fisik dari hari pertama ke hari berikutnya. Saat ini, ia juga belum bisa menjalani latihan gym secara rutin demi menghindari risiko cedera kambuh.
Meski demikian, Marquez melihat perkembangan positif pada proses pemulihannya. Ia menyebut sudah mampu mengendarai motor selama satu hari penuh dengan performa mendekati level normal.
Tes pramusim di Sepang menjadi tolok ukur penting bagi Marquez untuk mengukur kesiapan fisik dan konsistensi jelang MotoGP 2026, sebelum fokus penuh menghadapi jadwal balap yang padat sepanjang musim.
Sumber: Fajarharapan.id







