Aparat Akui Salah dan Minta Maaf
Di tengah tekanan publik, Aiptu Ikhwan dan Serda Heri akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui video resmi Polres Metro Jakarta Pusat.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kegaduhan yang timbul,” ujar Ikhwan.
Ia mengklaim tindakan tersebut berangkat dari laporan warga dan niat untuk melindungi masyarakat, namun mengakui telah menarik kesimpulan terlalu cepat tanpa verifikasi ilmiah.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, bagi Suderajat, luka dan trauma belum sepenuhnya sembuh.
Kasus ini pun menjadi pengingat keras bahwa tindakan aparat tanpa prosedur dan verifikasi bukan hanya berpotensi salah sasaran, tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan warga kecil yang bergantung pada dagangannya untuk bertahan hidup.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







