Frankfurt Vs Tottenham: Kolo Muani & Solanke Antar Lilywhites Finis Empat Besar Liga Champions

KALIMANTANLIVE.COM – Tottenham Hotspur memastikan langkah mulus ke Babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026. Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Eintracht Frankfurt di Deutsche Bank Park membuat The Lilywhites finis di posisi keempat klasemen fase liga.

Pada laga pamungkas fase liga, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, Tottenham tampil dengan skuad terbaik demi mengamankan tiket otomatis ke babak gugur.

# Baca Juga :Jadwal Benfica Vs Real Madrid Liga Champions 2025-2026: Duel Hidup-Mati di Estadio da Luz, Kick-off 03.00 WIB

# Baca Juga :Ambisi Ganda Arsenal: Taklukkan Manchester United, Ukir Sejarah Baru Liga Champions

# Baca Juga :Arsenal dan Bayern Pastikan Tiket 16 Besar Liga Champions

# Baca Juga :Brace Harry Kane Antar Bayern Munich Tekuk Union St Gilloise 2-0 di Liga Champions

Sejak awal pertandingan, Tottenham tampil agresif dan dominan. Tim asuhan Ange Postecoglou mencatatkan 15 percobaan tembakan dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Namun, rapatnya pertahanan Frankfurt membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Kebuntuan akhirnya pecah hanya dua menit setelah jeda. Randal Kolo Muani membuka keunggulan Tottenham lewat sepakan jarak dekat setelah memanfaatkan sundulan Cristian Romero di depan gawang yang gagal diantisipasi kiper Kaua Santos.

Tottenham semakin nyaman setelah menggandakan keunggulan pada menit ke-77. Dominik Solanke mencetak gol kedua setelah menerima bola lambung yang gagal disapu pertahanan Frankfurt. Dalam posisi bebas di kotak penalti, Solanke melepaskan tembakan ke tiang jauh meski berada dalam kawalan Robin Koch.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir.

Hasil ini menegaskan performa impresif Tottenham sepanjang fase liga. Mereka finis di posisi keempat dengan koleksi 17 poin dari delapan laga, hanya menelan satu kekalahan, serta menutup fase liga dengan tiga kemenangan beruntun untuk mengunci tiket Babak 16 Besar.

Sebaliknya, Eintracht Frankfurt harus terpuruk di posisi ke-33 dengan hanya empat poin dan catatan kebobolan mencapai 21 gol selama fase liga.