Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah, Kalsel Perkuat Stabilitas Pangan dan Kendali Inflasi

Hingga saat ini, inflasi Kalimantan Selatan dinilai masih terkendali berkat konsistensi menjaga pasokan dan distribusi pangan, khususnya sektor hortikultura.

Selain mendorong budidaya, Pemprov Kalsel juga memberikan dukungan pengembangan hortikultura di Kabupaten Banjar, meliputi bawang merah 10 hektare, jahe 10 hektare, jeruk 20 hektare, durian 10 hektare, dan pisang 10 hektare, lengkap dengan bantuan sarana pendukung berupa kendaraan roda tiga.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong Perluasan Pembiayaan UMKM Pedesaan dan Sektor Produktif Lokal

Syamsir menambahkan, Kabupaten Banjar menjadi salah satu wilayah penopang utama ketahanan pangan Kalimantan Selatan, selain Barito Kuala, Tapin, dan Tanah Laut.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan berhasil menempati peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan Nasional, menggeser Bali yang sebelumnya berada di posisi teratas selama tiga tahun berturut-turut.

“Capaian ini menunjukkan sistem pangan daerah berjalan kuat, mulai dari produksi, distribusi, hingga keterjangkauan harga bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan para pelaku pertanian, Kalimantan Selatan optimistis mampu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Sumber: MC Kalsel