Selain itu, setiap titik pelaksanaan pasar murah direncanakan menyediakan sekitar 500 paket, dengan melibatkan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) serta distributor lokal.
Hal ini bertujuan agar tidak hanya gula dan minyak goreng yang tersedia, tetapi juga kebutuhan pokok lainnya dengan harga distributor atau lebih murah dari harga pasar.
Ichrom juga menegaskan, mekanisme penyaluran CSR dilakukan secara transparan, di mana perusahaan menyalurkan bantuan langsung melalui rekening Baznas, yang selanjutnya digunakan untuk membayar subsidi kepada Bulog.
Dia berharap, jumlah paket Pasar Murah BCSR tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pada tahun 2024 tercatat sebanyak 12.000 paket dan tahun 2025 mencapai sekitar 13.584 paket.










