JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Aksi unjuk rasa buruh dipastikan berlangsung hari ini, Jumat (30/1/2026), di Jakarta Pusat. Massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) akan turun ke jalan dan berpotensi memicu kemacetan lalu lintas di sejumlah titik vital Ibu Kota.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyampaikan bahwa titik awal demonstrasi berada di kawasan Patung Kuda, Gambir, sejak pagi hari.
# Baca Juga :INDONESIA JADI PANGGUNG HOLLYWOOD! Ini 3 Lokasi Syuting Film Extraction: TYGO yang Bikin Heboh
# Baca Juga :ANIMASI ASIA TENGGARA MENGGILA! Papa Zola The Movie Tembus 4 JUTA Penonton, Siap Ekspansi Global 2026
# Baca Juga :MEMANAS! AS–IRAN DI UJUNG TANDUK, Deretan Pangkalan Militer Amerika di Timur Tengah Berpotensi Jadi Sasaran
# Baca Juga :Kapolres Sleman Dinonaktifkan Usai Polemik Kasus Hogi Minaya, Polri Pastikan Proses Transparan
“Pagi ini akan berlangsung unjuk rasa dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) bersama sejumlah elemen massa lainnya,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulis, Jumat.
Tak hanya di Patung Kuda, massa buruh juga akan bergerak ke depan Kantor Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan Jalan MH Thamrin, yang dikenal sebagai salah satu jalur tersibuk di Jakarta.
Ratusan Personel Disiagakan
Untuk mengamankan jalannya aksi, sebanyak 938 personel gabungan kepolisian diterjunkan di sejumlah titik strategis. Aparat juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, menyesuaikan dengan perkembangan jumlah massa di lapangan.
Polisi mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan Patung Kuda, Gambir, dan Jalan MH Thamrin selama aksi berlangsung.
“Warga diharapkan mencari jalur alternatif lain guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas,” kata Erlyn.
Diikuti KSPI dan Partai Buruh
Presiden KSPI Said Iqbal memastikan dirinya akan hadir langsung dalam aksi tersebut. Ia menyebut sekitar 200 buruh dari KSPI dan Partai Buruh akan terlibat dalam demonstrasi yang dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB.
“Aksi besok diikuti sekitar 200 buruh. Massa dari KSPI dan Partai Buruh,” ujar Said Iqbal, Kamis (29/1/2026).
Tiga Tuntutan Utama Buruh
Dalam aksi hari ini, buruh membawa tiga tuntutan utama, yakni:
Mendukung penguatan peran PBB dalam menciptakan perdamaian dunia.
Menolak keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP).
Mendukung kemerdekaan Palestina tanpa campur tangan Israel.
Aksi ini juga berkaitan dengan keputusan Indonesia yang resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kementerian Luar Negeri menyatakan Indonesia bersama sejumlah negara Timur Tengah menyambut baik undangan keanggotaan tersebut.
Keputusan itu menuai respons beragam, termasuk dari kalangan buruh, yang menilai isu tersebut perlu disikapi secara kritis demi kepentingan kemanusiaan dan keadilan global.









