“Kami adalah pesuruh masyarakat. Sudah menjadi kewajiban untuk mendengarkan keluhan warga, karena masyarakat yang merasakan langsung dampaknya,” katanya.
Ketua Forpeban, Dinjaya, mengapresiasi sikap DPRD Kalsel yang telah menerima dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan langkah konkret agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap tahun.
“Melalui pertemuan ini, kami berharap ada solusi nyata sehingga permasalahan banjir di Kalimantan Selatan dapat ditangani secara lebih baik ke depan,” pungkasnya.
Sumber: DPRD Kalsel










