JAKARTA, Kalimantanlive.com – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi mengumumkan program penarikan kembali (recall) terhadap ratusan unit Suzuki Grand Vitara yang beredar di Indonesia. Program ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas produk dan keselamatan konsumen.
Sebanyak 148 unit Grand Vitara yang diproduksi pada periode Desember 2024 hingga April 2025 masuk dalam daftar recall.
BACA JUGA: Cuma Rp 190 Jutaan! SUV Terbaru Suzuki Ludes Diserbu Pasar, Penjualan Meledak Puluhan Ribu Unit
Pemeriksaan difokuskan pada Speedometer Assy Comb, khususnya pada sistem indikator bahan bakar dan lampu peringatan, yang berpotensi menampilkan informasi kurang akurat.
Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS, Hariadi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari Product Quality Update sesuai standar global Suzuki.
“Unit Grand Vitara yang dipasarkan di Indonesia merupakan bagian dari jalur produksi global, sehingga kami memastikan seluruh kendaraan tetap memenuhi standar kualitas dan keselamatan,” ujarnya.
Secara teknis, gangguan pada komponen tersebut dapat menyebabkan perbedaan antara tampilan indikator bahan bakar dengan kondisi sebenarnya di dalam tangki, yang berpotensi mengurangi kenyamanan berkendara.
Suzuki memastikan seluruh proses pemeriksaan dan penggantian komponen, bila diperlukan, tidak dipungut biaya.










