JAKARTA, Kalimantanlive.com – Ikan dikenal sebagai sumber protein sehat yang kaya asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral. Namun, tidak semua jenis ikan aman dikonsumsi secara rutin.
Beberapa justru perlu dibatasi karena berpotensi mengandung merkuri, residu antibiotik, atau kontaminan lain yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
BACA JUGA: Manfaat Kulit Jeruk untuk Pencernaan yang Wajib Kamu Tahu
Ahli gizi dari Entirely Nourished, Michelle Routhenstein, menjelaskan bahwa kandungan nutrisi dan tingkat keamanan ikan sangat dipengaruhi oleh jenis serta lingkungan tempat hidupnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih selektif dalam memilih ikan konsumsi.
Berikut sejumlah jenis ikan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya:
1. Ikan sebelah (sole)
Ikan laut ini memiliki kandungan nutrisi yang relatif rendah, khususnya omega-3, kalium, dan magnesium. Selain itu, kadar natriumnya lebih tinggi sehingga berisiko memengaruhi tekanan darah bila dikonsumsi berlebihan.
2. Ikan nila hasil budidaya
Nila dari tambak berpotensi mengandung residu antibiotik dan kontaminan. Kandungan asam lemak omega-6 yang tinggi juga dapat memicu peradangan jika dikonsumsi terlalu sering.
3. Ikan hiu
Ikan hiu diketahui mengandung merkuri dalam kadar tinggi. Zat ini bersifat neurotoksik dan berbahaya bagi sistem saraf, sehingga tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan anak-anak.







