Evaluasi Kebijakan Lingkungan, Anggota DPRD Kota Palangka Raya Sebut Perlu Kajian Akademisi Berbasis Riset

PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Persoalan lingkungan yang ada di Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah mendapat sorotan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palangka Raya atau DPRD Kota Palangka Raya.

Betapa tidak, masalah penumpukan sampah hingga pencemaran sungai dan kerusakan lahan gambut juga penurunan kualitas udara harus ditanggulangi secara serius oleh Pemko Palangka Raya.

Dalam penanggulangan atau evaluasi terkait masalah lingkungan tersebut harus dilakukan pengkajian secara men dalam dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan konvensional semata.

Penanganan kebersihan dan pencemaran lingkungan di Kota Palangka Raya tidak hanya butuh penanganan teknis, tetapi juga kebijakan yang berbasis riset dan kajian ilmiah.

“Tentu masalah ini perlu dikaji lebih jauh lagi, terutama dilihat dari masalah keilmuannya agar penanganannya tepat sasaran,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, akhir pekan tadi.

Baca Juga :Soroti Penambangan Emas Tanpa Izin, Anggota DPRD Kota Palangka Raya Minta Pemko Beri Solusi Masyarakat

Dia menilai, perlu akademisi yang memang memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi akar persoalannya masalah lingkungan yang ada di Kota Palangka Raya ini.

“Penanganannya harus dilakukan secara objektif termasuk dalam merumuskan solusi jangka panjang untuk keberhasialnnya,” tegasnya.

Menurut dia, keterlibatan perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat memperkuat dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan