Geger Tangerang! Film Hollywood yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Mulai Syuting Hari Ini

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kawasan Tangerang mendadak jadi pusat perhatian publik. Sejak Jumat (30/1/2026), salah satu lokasi ikonik di wilayah tersebut disterilkan karena menjadi tempat syuting film internasional yang dibintangi Lisa BLACKPINK.

Lokasi yang dimaksud adalah kawasan Jembatan Bendung Pintu Air 10, Tangerang. Di titik ini, Lisa BLACKPINK dijadwalkan menjalani proses pengambilan gambar untuk film berjudul Extraction: Tygo, yang merupakan proyek berskala besar dan melibatkan kru internasional.

# Baca Juga :WOW HEBAT! Lisa BLACKPINK Cetak Rekor di Guinness World Records, 1 Miliar Streaming di Spotify

# Baca Juga :Superstar Global Bakal Bersinar di Oscar 2025! dari Lisa BLACKPINK, Doja Cat, RAYE hingga Wicked dan Queen Latifah

# Baca Juga :Lisa BLACKPINK Jadi Idol K-pop Pertama yang Tampil di Panggung Oscar 2025

# Baca Juga :Lisa BLACKPINK Bikin Geger Emmy Awards 2025! Gaun Pink Asimetris dan Perhiasan Bulgari Jadi Sorotan Dunia

Sejak kemarin, area sekitar lokasi syuting telah ditutup sementara untuk umum. Penutupan dilakukan demi kelancaran produksi film serta menjaga keamanan selama proses syuting berlangsung. Akibatnya, akses jalan di sekitar Jembatan Pintu Air 10 tidak dapat dilalui kendaraan untuk sementara waktu.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Tramtib) Kecamatan Neglasari, Ito Sucipto, membenarkan adanya kegiatan syuting tersebut. Ia menyebutkan bahwa berbagai perlengkapan dan kebutuhan produksi film sudah mulai berdatangan sejak sehari sebelumnya.

“Peralatan syuting sudah masuk sejak kemarin, makanya hari ini dilakukan penutupan total,” ujar Ito saat ditemui di Tangerang.

Ito menjelaskan, area yang digunakan untuk proses syuting cukup luas dan mencakup sebagian wilayah Kecamatan Neglasari. Lokasi pengambilan gambar membentang dari kawasan Jembatan Bendung Pintu Air 10 hingga ke Simpang Tujuh.

“Setahu saya, area syuting itu memanjang di satu jalur wilayah Kecamatan Neglasari, dari Pintu Air 10 sampai ke arah Simpang Tujuh,” jelasnya.

Terkait durasi syuting, pihak kecamatan belum menerima informasi detail. Namun, berdasarkan keterangan sementara dari kru produksi, penutupan jalan diperkirakan hanya berlangsung selama satu hari.