KALIMANTANLIVE.COM – Juventus mendapat peringatan keras jelang duel panas melawan Galatasaray di babak playoff Liga Champions. Legenda sekaligus Direktur Juventus, Giorgio Chiellini, menegaskan bahwa Bianconeri tak boleh terpaku hanya pada sosok Victor Osimhen.
Hasil undian mempertemukan Juventus dengan wakil Turki tersebut setelah fase liga. Juventus finis di peringkat ke-13, sementara Galatasaray mengamankan posisi ke-20. Duel dua tim besar ini diprediksi berlangsung ketat dan sarat tekanan.
# Baca Juga :Jadwal Benfica Vs Real Madrid Liga Champions 2025-2026: Duel Hidup-Mati di Estadio da Luz, Kick-off 03.00 WIB
# Baca Juga :Frankfurt Vs Tottenham: Kolo Muani & Solanke Antar Lilywhites Finis Empat Besar Liga Champions
# Baca Juga :Napoli Vs Chelsea: Joao Pedro Jadi Pahlawan, The Blues Singkirkan Partenopei dari Liga Champions
# Baca Juga :Klasemen Liga Champions 2025/2026: Arsenal Sempurna, PSG dan Real Madrid Terpental dari 8 Besar
Juventus akan lebih dulu bertandang ke markas Galatasaray pada leg pertama yang digelar 18 Februari. Selanjutnya, Si Nyonya Tua bakal menjamu lawannya di Juventus Stadium pada leg kedua, 26 Februari.
Chiellini menilai keuntungan bermain di kandang pada leg kedua tetap harus diimbangi dengan hasil positif di Istanbul. Menurutnya, laga pertama akan sangat menentukan arah pertandingan secara keseluruhan.
“Galatasaray adalah tim yang kuat dengan banyak pemain berkualitas. Bermain di kandang pada leg kedua tentu menguntungkan, tapi semuanya tidak akan ditentukan di Istanbul saja. Kami harus tampil bagus sejak leg pertama,” ujar Chiellini kepada Sky Sport Italia.
Nama Victor Osimhen memang menjadi sorotan utama. Penyerang tajam asal Nigeria itu akan kembali bekerja sama dengan Luciano Spalletti, pelatih yang kini menukangi Juventus dan pernah membawanya meraih Scudetto bersama Napoli musim 2022/2023.
Meski demikian, Chiellini mengingatkan agar Juventus tidak terjebak fokus berlebihan pada satu pemain saja.
“Kita semua tahu betapa berbahayanya Osimhen, tapi Galatasaray tidak hanya kuat di lini depan. Mereka punya potensi besar di banyak sektor dan individu yang bisa menentukan pertandingan,” tegasnya.









