Tren Berubah Drastis! 6 dari 10 Konsumen Suzuki di Indonesia Kini Pilih Mobil Hybrid

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Strategi multipathway yang dijalankan Suzuki Indonesia terbukti bukan sekadar slogan. Memasuki awal 2026, pabrikan berlogo “S” itu mengungkap fakta mengejutkan: mayoritas pembeli mobil Suzuki di Tanah Air kini beralih ke teknologi hybrid.

Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, mengungkapkan bahwa penetrasi kendaraan hybrid di lini produk Suzuki terus menunjukkan lonjakan signifikan. Tahun 2025 menjadi titik penting bagi percepatan elektrifikasi, terutama lewat kehadiran teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

# Baca Juga :Suzuki Recall 148 Unit Grand Vitara, Fokus Pemeriksaan Indikator BBM

# Baca Juga :Cuma Rp 190 Jutaan! SUV Terbaru Suzuki Ludes Diserbu Pasar, Penjualan Meledak Puluhan Ribu Unit

# Baca Juga :Suzuki Rilis Satria Pro dan F150 Terbaru: Lebih Canggih, Nyaman, dan Penuh Fitur Modern

# Baca Juga :Suzuki Rilis Satria Pro dan Satria F150, Beda Rp3 Juta tapi Fitur Jauh Berbeda

“Respons pasar terhadap mobil hybrid sangat positif. Sejak pertama kali kami perkenalkan pada 2022, Suzuki tidak hanya menjual produk, tetapi juga aktif mengedukasi konsumen,” ujar Donny dalam acara media gathering di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Ia menambahkan, data penjualan menunjukkan hasil nyata dari strategi tersebut. Pada 2025, volume penjualan ritel Suzuki tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau kita lihat data secara keseluruhan, dari setiap 10 pengguna mobil Suzuki di Indonesia, enam di antaranya saat ini menggunakan kendaraan hybrid,” jelasnya.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Suzuki sukses menempatkan beberapa model hybrid-nya di jajaran teratas mobil elektrifikasi terlaris nasional. Suzuki Fronx menjadi tulang punggung dengan distribusi mencapai 10.458 unit, menempatkannya di posisi kedua mobil hybrid terlaris Indonesia.

Tak hanya itu, Suzuki XL7 Hybrid juga mencatat performa impresif dengan total penjualan 9.759 unit, disusul Grand Vitara Hybrid yang terdistribusi sebanyak 1.821 unit sepanjang 2025.

Secara nasional, tren kendaraan ramah lingkungan memang terus menguat. Sepanjang 2025, total distribusi mobil hybrid di Indonesia mencapai 65.943 unit, meningkat dibandingkan 2024 yang berada di angka 59.903 unit. Kontribusi mobil hybrid tercatat menyumbang sekitar 8,21 persen dari total penjualan mobil nasional.

Dari sisi produksi, lonjakan juga terlihat jelas. Sepanjang 2025, produksi mobil hybrid di dalam negeri mencapai 97.462 unit, atau meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini memperkuat sinyal bahwa kendaraan hybrid semakin diterima sebagai solusi transisi menuju era elektrifikasi penuh di Indonesia.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI