Panen ikan patin ini sekaligus menjadi wujud dukungan Lapas Kelas IIA Banjarmasin terhadap program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan sarana yang ada di dalam lapas.
Kasi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Bagus Paras Etika, menyampaikan bahwa program budidaya ikan patin dilaksanakan secara terencana dengan melibatkan warga binaan sejak tahap awal.
Baca juga : Warga Binaan di Lapas Banjarmasin, Dibekali Keterampilan Otomotif dan Furniture
“Kegiatan ini kami arahkan sebagai pembinaan yang berkelanjutan. Warga binaan terlibat langsung mulai dari perawatan, pemberian pakan, hingga panen, sehingga mereka memperoleh keterampilan kerja yang aplikatif,” ujarnya.
Salah satu warga binaan Maulana, yang mengikuti program pembinaan kemandirian tersebut, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui kegiatan budidaya ikan patin.
“Kami belajar merawat ikan dengan benar dan bekerja lebih disiplin. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Maulana.







