Di sisi lain, keterlibatan warga dalam kegiatan ini membuka peluang besar untuk penataan sungai berbasis partisipasi masyarakat dan penguatan edukasi lingkungan.
Ancaman yang perlu diantisipasi adalah potensi kembalinya sedimentasi dan penyempitan sungai apabila penertiban bangunan tidak dilakukan secara konsisten.
Pemko Banjarmasin menilai, pembenahan sungai merupakan bagian penting dari upaya mitigasi banjir dan penataan kota. Sungai tidak lagi dipandang sebagai halaman belakang, melainkan sebagai infrastruktur ekologis yang harus dijaga bersama.
“Kalau sungai kita sehat, kota kita juga sehat. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawabbersama,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com/Medcentbjm







