MUNA, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah kapal rakyat Bintang GT 06 yang berlayar dari Pelabuhan Raha menuju Pelabuhan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, dilaporkan tenggelam akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, Minggu (1/2/2026) sore.
Beruntung, seluruh penumpang kapal yang berjumlah 28 orang beserta empat anak buah kapal (ABK) berhasil selamat dan dievakuasi ke daratan.
# Baca Juga :WOW! Garuda Indonesia Diskon Tiket Hingga 65 Persen di GOTF 2026, Catat Periode dan Syaratnya
# Baca Juga :Harga Bitcoin Terjun Bebas ke Bawah 78.000 Dollar AS, Keluar dari 10 Besar Aset Terbesar Dunia
# Baca Juga :GAWAT! Arab Saudi Bekukan 1.800 Travel Umrah Asing dan Hentikan Penerbitan Visa Baru
# Baca Juga :Leukemia Jadi Kanker Anak Terbanyak di Indonesia, Ini Gejala Awal yang Harus Diwaspadai Orang Tua
Awalnya Cuaca Tenang
Insiden bermula saat kapal bertolak dari Pelabuhan Raha dalam kondisi cuaca yang masih terpantau aman dan gelombang relatif tenang.
“Kapal berangkat dari Pelabuhan Laino Raha tujuan Maligano, pada saat itu cuaca bagus,” ujar Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin AS, melalui pesan singkat, Senin (2/2/2026).
Cuaca Mendadak Memburuk, Mesin Kapal Mati
Namun, situasi berubah drastis ketika kapal mulai mendekati Pelabuhan Maligano.
Angin kencang disertai hujan deras dan gelombang tinggi tiba-tiba menerjang kapal, membuat suasana di atas kapal menjadi mencekam. Para penumpang pun segera mengenakan jaket pelampung untuk menyelamatkan diri.
Tak lama kemudian, kapal mengalami kerusakan mesin.
“Saat kapal mendekati Pelabuhan Maligano, kapal mengalami mati mesin dan dihantam gelombang hingga terbalik,” jelas Amiruddin.
Tim SAR Bergerak Cepat, Semua Penumpang Selamat
Tim SAR yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar tujuh mil laut dari daratan.







