Upaya pencarian pun membuahkan hasil, dan jasad korban ditemukan pada Senin pagi pada koordinat 3°27’21″S 114°32’28″E, hanya berjarak sekitar 20 meter dari titik awal dilaporkan hilang.
“Jenazah korban segera dievakuasi oleh tim gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” ujar Kepala Kantor SAR Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana.
I Putu Sudayana pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Polsek Aluh-Aluh, Damkar Kabupaten Banjar, hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu dalam proses pencarian.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Berkat koordinasi yang solid antara Tim SAR Gabungan dan masyarakat, korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian meskipun kondisi arus sungai cukup menantang. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup dan seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com
Frans







