BPS Kalteng Rilis BRS 2026, Inflasi Dipicu Harga Pangan dan Emas Perhiasan

Secara year-on-year, inflasi Kalimantan Tengah tercatat sebesar 4,09 persen dengan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebagai penyumbang terbesar akibat kenaikan tarif listrik dan harga emas.

Dari sisi kesejahteraan petani, Nilai Tukar Petani Januari 2026 tercatat sebesar 134,67 atau naik 0,06 persen, didorong kenaikan indeks harga yang diterima petani dari komoditas gabah, karet, dan ayam ras pedaging.

BACA JUGA: Pemprov Kalteng Gelar Ibadah Malam Nisfu Syaban, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Sementara itu, kinerja perdagangan luar negeri menunjukkan nilai ekspor periode Januari–Desember 2025 sebesar USD 3,54 miliar atau turun 12,01 persen, sedangkan impor tercatat USD 37,70 juta sehingga neraca perdagangan tetap surplus.

BPS juga mencatat peningkatan sektor pariwisata dan transportasi pada Desember 2025, serta penurunan produksi padi tahun 2025 yang diperkirakan mulai membaik pada awal 2026 berdasarkan Kerangka Sampel Area.

Sumber: jurnalborneo.co.id