Masih menurut Sambas, menanggapi informasi di media sosial, ia merasa pemberitaan tersebut sangat berlebihan dan tidak sesuai fakta di lapangan.
Menyebut karyawan asing arogan hingga dipukuli karyawan lokal. “Menurut kami memang perbedaan kebudayaan, kultur serta cara bersikap antara karyawan asing dan lokal menyebabkan terjadinya kesalahpahaman,” terangnya.
Pasca kejadian, aktivitas karyawan normal, tidak ada protes terlebih dari rekan-rekan karyawan.
Diwaktu bersamaan, Kapolsek Kelumpang Barat Iptu Hendrie Ade, meminta hasil penyelesaian permasalahan agar dipublish ke publik, mengingat isu yang diangkat melibatkan tenaga kerja asing.
Melelalui pemberitaan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat, mengingat di wilayah tersebut banyak terdapat tenaga kerja asing.
Dengan harapan tidak ada lagi isu dan konflik dengan masyarakat di Kecamatan Kelumpang Barat.







