PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memastikan insentif bagi Ketua RT, Mantir Adat, Damang, serta pemuka agama tetap berjalan meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Agustiar Sabran saat silaturahmi dan dialog bersama insan media di Palangka Raya.
BACA JUGA: Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Sinergi Nasional dalam Rakornas 2026
Ia menegaskan efisiensi anggaran dilakukan pada belanja operasional birokrasi, bukan pada hak masyarakat.
“Ketua RT, Mantir, Damang, dan tokoh agama merupakan ujung tombak menjaga stabilitas dan pembangunan daerah, sehingga insentif mereka harus tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Agustiar, Mantir dan Damang berperan penting dalam menjaga hukum adat Dayak, Ketua RT memahami kondisi sosial warga, sementara tokoh agama berperan dalam pembinaan spiritual masyarakat.
Selain insentif, Pemprov Kalteng juga menyiapkan program bantuan sosial berupa barang dan uang tunai yang akan disalurkan beberapa kali dalam setahun, termasuk untuk sektor nelayan dan pertanian. Program tersebut akan dievaluasi secara berkala agar tepat sasaran.
Sumber: RRI.co.id







