Alat utama yang dikerahkan meliputi satu unit Rubber Boat, dua unit Kapal Kelotok Nelayan, peralatan Water Rescue, serta tiga set alat selam yang disiagakan apabila kondisi memungkinkan untuk dilakukan penyelaman kembali.
Bahran (50) diduga menjadi korban tenggelam saat melakukan aktivitas mencari ikan di Perairan Takisung, Kabupaten Tanahlaut.
Baca juga : Nelayan Tenggelam di Aluh-aluh Ditemukan Tak Bernyawa
Berdasarkan kronologi kejadian, korban diketahui berangkat melaut pada Sabtu (31/1/2026) pukul 13.00 WITA. Namun, hingga Minggu (1/2/2026) pukul 13.00 WITA, korban tak kunjung kembali.
Warga setempat yang melakukan pencarian mandiri, hanya menemukan perahu korban dalam kondisi kosong, sementara keberadaan korban masih belum ditemukan.
Kalimantanlive.com
Frans







