Puskesmas Topang Program Kesehatan Tala 2025, Usia Harapan Hidup Masih Jadi Fokus

PELAIHARI, Kalimantanlive.com – Puskesmas menjadi tulang punggung pelaksanaan program kesehatan di Kabupaten Tanah Laut (Tala) sepanjang 2025.

Dari layanan ibu dan anak hingga pengendalian penyakit menular, hampir seluruh target peningkatan derajat kesehatan masyarakat bergantung pada kesiapan tenaga kesehatan di tingkat layanan terdepan ini.

BACA JUGA: Operasi Keselamatan Intan 2026 Dimulai, Polres Tala Fokus Bangun Kesadaran Berlalu Lintas

Kepala Dinas Kesehatan Tala, dr Hj Isna Farida, mengatakan fokus program kesehatan daerah masih diarahkan pada peningkatan Usia Harapan Hidup (UHH), yang dijalankan melalui intervensi langsung di puskesmas dan jejaringnya.

“Target kami masih sama, peningkatan usia harapan hidup. Itu kami turunkan ke program-program konkret di lapangan, seperti penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita, serta pengendalian penyakit menular dan tidak menular,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Puskesmas Jadi Garda Depan Program Prioritas

Sejumlah program nasional dan daerah dilaksanakan langsung oleh puskesmas, mulai dari skrining ibu hamil, pelayanan kesehatan bayi dan balita, deteksi dini tuberkulosis (TBC), penanganan HIV, hingga pengendalian penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sebagian besar kasus TBC dan PTM di Indonesia pertama kali terdeteksi di fasilitas kesehatan tingkat pertama, terutama puskesmas.

Kondisi ini menempatkan puskesmas sebagai titik krusial dalam menekan beban penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.