JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ajax Amsterdam resmi memperkenalkan Maarten Paes sebagai pemain anyar pada bursa transfer musim dingin 2026. Kiper Timnas Indonesia itu didatangkan dari klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, dengan kontrak berdurasi 3,5 tahun hingga 30 Juni 2029.
Kehadiran Paes ke Johan Cruyff Arena tak lepas dari kebutuhan Ajax akan penjaga gawang berpengalaman, menyusul kepergian Remko Pasveer ke Heracles. Manajemen Ajax menilai Paes sebagai sosok yang tepat untuk memperkuat fondasi tim dalam jangka panjang.
# Baca Juga :Bukan Sekadar Ngantuk, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Menguap Bisa Menular
# Baca Juga :Terbongkar di Sidang! Ramai-Ramai Pejabat Era Nadiem Akui Terima Uang Pengadaan Chromebook
# Baca Juga :Apple Cetak Rekor Gila di Akhir 2025, iPhone Kembali Jadi Mesin Uang Utama
# Baca Juga :Bangga! 5 Sup Indonesia Tembus 100 Sup Terbaik Dunia TasteAtlas 2025–2026, Soto Betawi Masuk 5 Besar
Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, mengungkapkan bahwa klub telah memantau performa Paes selama beberapa musim terakhir sebelum akhirnya memutuskan merekrutnya.
“Kami telah memantau Maarten selama beberapa musim dan sangat senang akhirnya bisa membawanya ke Ajax,” ujar Beuker.
Ia menegaskan Ajax membutuhkan kiper yang matang, konsisten, dan punya mental kuat. “Kami mencari penjaga gawang yang berpengalaman dan dapat diandalkan. Maarten lebih dari memenuhi kriteria itu,” katanya.
Menurut Beuker, Paes juga dikenal sebagai pekerja keras di sesi latihan dan memiliki mentalitas tim yang tinggi. “Dikombinasikan dengan kiper-kiper berbakat yang sudah kami miliki, ini menjadi fondasi yang sangat kuat untuk musim-musim mendatang,” pungkasnya.
Curahan Hati Maarten Paes: Bangga dan Terharu
Maarten Paes tak bisa menyembunyikan rasa bangganya usai resmi diperkenalkan sebagai pemain Ajax. Dalam wawancara dengan media klub, kiper berusia 27 tahun itu menyebut momen ini sebagai sesuatu yang sangat istimewa dalam kariernya.
“Sangat spesial. Saya sangat bangga bisa bermain untuk logo ini, klub ini, dan kota ini,” ucap Paes.
Ia berjanji akan membalas kepercayaan Ajax dengan kerja keras dan dedikasi penuh. “Saya akan melakukan segalanya untuk memberikan yang terbaik dan membalas kepercayaan yang diberikan kepada saya,” tuturnya.
Ajax, Klub Impian Sejak Kecil
Lebih jauh, Paes mengungkapkan bahwa Ajax bukanlah klub sembarangan baginya. Sejak kecil, ia sudah menjadikan raksasa Belanda itu sebagai klub favorit.
“Saya sudah menjadi penggemar berat Ajax sejak kecil. Saya selalu melihat Ajax sebagai klub yang luar biasa,” katanya.
Karena itu, kesempatan mengenakan seragam Ajax disebutnya sebagai mimpi yang akhirnya terwujud. “Sungguh fantastis sekarang saya benar-benar menjadi bagian dari klub ini,” ujarnya.
Pindah ke MLS hingga Kembali ke Belanda
Paes juga menyinggung perjalanan kariernya yang sempat membawa dirinya ke Amerika Serikat. Menurutnya, kepindahan ke MLS bersama FC Dallas merupakan bagian dari visi jangka panjang dalam hidupnya sebagai pesepak bola profesional.
“Sebagai pemain profesional, Anda harus percaya pada diri sendiri dan punya visi jangka panjang. Tidak semua orang menyangka saya akan pindah ke Amerika, tapi saya melihat perkembangan di sana,” jelasnya.
Menariknya, Paes mengaku hanya ingin kembali ke Belanda jika kesempatan itu datang dari Ajax. Dan keputusan tersebut akhirnya benar-benar terjadi.
“Jika saya kembali ke Belanda, maka itu hanya untuk Ajax. Dan itulah yang akhirnya terjadi,” kata Paes.










