Tahu Kuning vs Tahu Putih, Kenali Perbedaan dari Tekstur hingga Cara Mengolah

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Tahu merupakan salah satu bahan pangan yang sangat populer di Indonesia. Selain mudah didapat dan terjangkau, tahu juga kaya protein karena berbahan dasar kedelai serta fleksibel diolah menjadi beragam hidangan.

Di pasaran, dua jenis tahu yang paling umum dijumpai adalah tahu kuning dan tahu putih. Meski sama-sama terbuat dari kedelai, keduanya memiliki perbedaan karakteristik, mulai dari proses pembuatan hingga hasil saat diolah.

BACA JUGA: 7 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil demi Kesehatan Janin

1. Proses Pembuatan dan Warna
Tahu kuning mendapatkan warna kuning alami dari proses perendaman dalam air garam dan kunyit setelah dicetak. Proses ini tidak hanya memberi warna, tetapi juga memengaruhi rasa dan teksturnya.

Sementara itu, tahu putih tidak melalui proses pewarnaan tambahan. Setelah dicetak dan dipadatkan, tahu putih langsung siap dipasarkan dengan warna putih pucat dan rasa yang lebih netral.

2. Tekstur dan Kandungan Air
Tahu kuning cenderung lebih padat dan kenyal karena proses pemadatan yang lebih lama. Pori-porinya kecil sehingga tidak mudah hancur saat dipotong atau digoreng.

Sebaliknya, tahu putih memiliki kandungan air lebih tinggi, teksturnya lembut, dan mudah rapuh. Karakter ini membuatnya cocok untuk masakan berkuah atau kukusan.