Tahapan verifikasi lapangan sendiri diterangkannya akan dilakukan dalam tiga fase. Tahap pertama dijadwalkan pada 27 Maret 2026, disusul tahap kedua pada 24 April, dan tahap ketiga pada 22 Mei 2026. Seluruh rangkaian ini bertujuan mencocokkan dokumen permohonan dengan kondisi nyata di lapangan.
“Yang kami lakukan adalah memastikan apa yang diajukan di atas kertas benar-benar sesuai dengan kondisi faktual. Semua fasilitas, kesiapan infrastruktur, hingga dukungan daerah akan kami cek langsung. Nantinya hasil verifikasi akan kami serahkan ke KONI Provinsi. Penetapan resmi bisa dilakukan melalui rapat kerja atau Musprov,” ujarnya.
Shadiqin juga menegaskan bahwa status sebagai calon tuan rumah tidak otomatis menjamin lolos verifikasi. Jika kondisi lapangan tidak sesuai dengan dokumen pengajuan.
Dalam dokumen awal, HSU mengajukan 58 cabang olahraga dengan 77 disiplin, jumlah yang lebih besar dibanding Porprov sebelumnya. Namun, angka tersebut masih dapat disesuaikan.
Kalimantanlive.com
Frans










