PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat sinergi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bagian dari upaya pengelolaan hutan berkelanjutan.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
BACA JUGA: Pemprov Kalteng Gelar Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027, Delapan Prioritas Pembangunan Dipaparkan
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng, Herson B. Aden, mengatakan sinergi pusat dan daerah diperlukan agar pencegahan serta penanganan karhutla berjalan optimal, terutama karena Kalimantan Tengah menjadi salah satu daerah fokus ketahanan pangan nasional.
Selain pencegahan karhutla, pertemuan tersebut juga membahas pengelolaan hutan berkelanjutan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalteng Indra menyampaikan berbagai langkah pencegahan telah dilakukan, mulai dari koordinasi lintas daerah, penyampaian peringatan dini kepada masyarakat, pemasangan Early Warning System (EWS) di wilayah rawan, pemantauan titik panas, hingga pengaktifan posko bencana 24 jam.
Sumber: Antaranews.kalteng







