Tim Asesor Komdigi–Kemendagri Soroti Pemanfaatan IoT dan AI dalam Evaluasi Smart City Banjarmasin

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Tim Asesor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyoroti pemanfaatan energi terbarukan serta penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pelayanan publik Kota Banjarmasin.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Evaluasi Implementasi Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2025 yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin secara virtual di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Selasa (3/2/2026).

BACA JUGA: Kanwil DJP Kalselteng Buka Suara Terkait OTT KPK di KPP Madya Banjarmasin

Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin telah menerapkan sejumlah inovasi berbasis teknologi, khususnya di sektor transportasi dan pelayanan publik.

Ia mencontohkan, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin telah memanfaatkan sensor IoT untuk memantau pergerakan lalu lintas serta mengelola aplikasi angkutan publik BTS Go.

“Beberapa titik traffic light sudah menggunakan sensor yang dapat membaca kepadatan kendaraan, sehingga durasi lampu hijau bisa menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelas Windiasti di hadapan Tim Asesor.

Menurutnya, penerapan teknologi tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendekatan Kota Cerdas.

“Pada intinya, Kota Banjarmasin sudah mulai dan telah menggunakan teknologi-teknologi terkini dalam pelaksanaan pelayanan publik. Mudah-mudahan hasil evaluasi ini menunjukkan progres yang baik menuju target Smart City sebagaimana tertuang dalam Masterplan,” ujarnya.