13 Cabang Aisyiyah Banjarmasin Bersatu dalam Mengaji Keliling, Canangkan Hidup Sehat ala CERDIK

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Langkah dakwah yang inovatif dan menyentuh langsung akar rumput kembali ditunjukkan oleh Aisyiyah Kota Banjarmasin. Pada Rabu (4/2/2026), Masjid Mujahidin Belitung Laut ramai oleh semangat puluhan perempuan dari 13 cabang Aisyiyah se-Kota Banjarmasin.

Mereka berkumpul dalam acara rutin bulanan “Gerakan Perempuan Mengaji Keliling”, sebuah program yang digagas Majelis Tabligh dan Keterjihan, bekerja sama dengan Majelis Kesehatan dan Lintas Majelis lainnya.

Lebih dari sekadar pertemuan rutin, acara ini menjadi simbol sinergi antara penguatan spiritual dan pemberdayaan kesehatan perempuan.

Nuansa spesial terasa dengan penyerahan penghargaan Lomba Dakwah Digital Perdana yang diselenggarakan Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Selatan. Penghargaan ini diberikan kepada perwakilan dari cabang 1 hingga 13, mengapresiasi kreativitas mereka dalam menyebarkan nilai-nilai Islam berkemajuan di era digital.

Lomba dakwah digital perdana yang diselenggarakan Majelis Tabliqh dan Ketarjihan PWA Kalsel dengan peserta dari 13 cabang. (Kalimantanlive.com/Ani)

BACA JUGA: Perkuat Ideologi dan Profesionalisme, Aisyiyah Banjarmasin 11 Gelar Baitul Arqam untuk Kader Pendidikan dan Ranting

“Gerakan ini adalah jantung dakwah kami. Sebagai media pencerahan langsung, kami ingin memperkuat pemahaman keislaman, membentuk perempuan yang berilmu, berakhlak mulia, dan tangguh menghadapi zaman, sekaligus eratkan silaturahmi,” ujar salah satu pengurus, merangkum tujuan besar kegiatan yang mencakup syiar, pendidikan, pemberdayaan, hingga konsolidasi organisasi.

Anggota Aisyiyah yang menghadiri kegiatan Gerakan Perempuan Mengaji, di Masjid Mujahidin Belitung Laut Banjarmasin (Foto: Ani)

Puncak acara diisi dengan materi yang relevan dan aplikatif tentang Penyakit Tidak Menular (PTM), disampaikan oleh Henny Setiawaty, SKM., MM. Dengan antusias, para anggota menyimak penjelasan mengenai pemicu dan cara pencegahan PTM, yang menjadi salah satu tantangan kesehatan utama masyarakat modern.

Henny memberikan kunci praktis berupa Kampanye CERDIK untuk hidup lebih sehat. “Harapan saya, Ibu-Ibu ‘Aisyiyah bisa mengamalkan CERDIK: Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Semoga ilmu ini menambah wawasan dan menjadi berkah untuk keluarga di rumah,” pesannya yang disambut khidmat oleh peserta.