Dikatakan dia, adanya tumpukan sampah atau barang bekas berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti yang membawa wabah DDB.
“Saya berharap, peran masyarakat dalam membersihkan lingkungan yang masih kotor, karena barang bekas atau sampah yanfg terisi air menyebabkan siklus DBD terus berulang, ini harus dicegah,” pungkasnya. (*)
Kalimantanlive.com / Pathur
EDITOR : Pathrurrachman







