JAKARTA, Kalimantanlive.com – Dean Zandbergen muncul sebagai salah satu harapan baru untuk mengatasi persoalan lini depan Timnas Indonesia. Pelatih John Herdman dikabarkan mempertimbangkan memanggil penyerang keturunan Indonesia tersebut di tengah menurunnya produktivitas sektor penyerang skuad Garuda.
Masalah di posisi ujung tombak terlihat dari performa Ole Romeny. Striker yang bermain untuk Oxford United itu belum mampu mencetak gol sepanjang musim ini, meski sebelumnya diproyeksikan sebagai penyerang utama Timnas Indonesia.
BACA JUGA: Hadapi Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia Tinggal Selangkah Ukir Sejarah
Kondisi serupa juga dialami Mauro Zijlstra. Penyerang yang sempat menjadi starter saat Indonesia menghadapi Irak pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Oktober 2025 itu belum mencatatkan gol di level kompetitif musim ini dan minim menit bermain bersama FC Volendam.
Minimnya kesempatan tampil membuat Zijlstra memutuskan hengkang pada bursa transfer musim dingin 2026. Per Rabu (4/2/2026), ia resmi bergabung dengan Persija Jakarta dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun demi mendapatkan jam terbang lebih banyak.
Di tengah situasi tersebut, performa Dean Zandbergen bersama VVV Venlo menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia. Penyerang berusia muda itu tampil impresif di kompetisi kasta kedua Belanda musim 2025–2026.
Dalam tujuh pertandingan terakhir, Zandbergen mencatatkan lima gol dan tiga assist. Dengan tinggi badan mencapai 188 sentimeter, ia dinilai memiliki keunggulan fisik dan naluri gol yang bisa menjadi solusi di lini serang Timnas Indonesia.
Zandbergen sendiri telah menyatakan ketertarikannya membela Merah Putih. Namun, sebelum dapat dipanggil secara resmi, ia masih harus menjalani proses naturalisasi karena berstatus warga negara Belanda, meski memiliki ibu asal Depok, Jawa Barat. Publik kini menanti apakah proses tersebut akan segera berjalan dan membuka jalan bagi kehadirannya di skuad Garuda.
Sumber: Fajarharapan.id









