TikTok Tegas Bantah Isu Tokopedia Tutup: Rumor Digantikan TikTok Shop Dipastikan Hoaks

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – TikTok secara tegas membantah kabar yang menyebutkan bahwa pihaknya akan menutup layanan Tokopedia. Perusahaan menegaskan bahwa rumor tersebut tidak benar.

Bantahan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial X yang mengklaim bahwa Tokopedia akan digantikan oleh TikTok Shop.

# Baca Juga :Susunan Pemain Indonesia Vs Jepang Kejuaraan Beregu Asia 2026: Thalita Kembali Turun, Fadia Jadi Andalan

# Baca Juga :Hasil Man City Vs Newcastle 3-1: Marmoush Menggila, Citizens Tantang Arsenal di Final Carabao Cup

# Baca Juga :Harga Emas Pagi Ini 5 Februari Nyaris Rp 3 Juta per Gram, Antam, Galeri24, dan UBS Stabil

# Baca Juga :Bocoran Transfer Persib: Bomber Spanyol Sergio Castel Segera Diumumkan, Ramon Tanque Terancam Tergusur

“Kami mendengar rumor mengenai masa depan Tokopedia. Rumor tersebut tidak benar,” ujar Juru Bicara TikTok dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

TikTok menegaskan bahwa hingga saat ini perusahaan masih terus melakukan investasi di Tokopedia sebagai bagian dari komitmennya terhadap ekosistem digital di Indonesia.

“Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia,” lanjutnya.

Lebih lanjut, TikTok memastikan bahwa Tokopedia akan tetap beroperasi secara penuh dan difokuskan untuk mendorong pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

“Tokopedia akan terus beroperasi penuh serta fokus pada peningkatan pengalaman pengguna dan pembeli guna mendorong pertumbuhan jangka panjang,” tegas Juru Bicara TikTok.

Asal Mula Rumor Tokopedia Tutup

Sebelumnya, rumor mengenai penutupan Tokopedia mencuat di media sosial X melalui unggahan akun @ecommurz. Akun tersebut dikenal kerap membagikan informasi seputar perusahaan rintisan dan industri startup.

Dalam unggahannya, akun tersebut mengklaim bahwa aplikasi Tokopedia akan dihentikan dan digantikan oleh TikTok Shop yang memiliki aplikasi terpisah.

“Words from friends in Tokopedia, they going to kill Tokopedia app and TikTok Shop will have their own separated app,” tulis akun tersebut pada Kamis (29/1/2026).

Namun, pernyataan resmi dari TikTok menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai fakta dan Tokopedia akan tetap beroperasi seperti biasa.

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI