Bukan hanya menyiapkan perangkat pembelajaran, namun juga perlu adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) guru dan tenaga kependidikan yang mempunyai kemampuan dalam pemanfaatan AI dan Gemini.
“Ini juga menuju arah (untuk penerapan sistem) KSRG atau Kandidat Sekolah Rujukan Google,” ujarnya.
Diungkapkannya, saat ini sudah ada enam sekolah yang berstatus sebagai KSRG dan tahun ini akan ditambah delapan sekolah lagi di Tabalong.
“Target kami nanti ada sebanyak 24 di Tabalong akan menjadi kandidat sekolah rujukan google, yang akhirnya nanti bukan kandidat lagi, tetapi sekolah rujukan google yang sistem pendidikan akan betul-betul secara digital,” ungkapnya.
Hasbi juga menambahkan, pihaknya juga akan terus berupaya untuk meningkatkan digitalisasi pendidikan dengan menganggarkan sarana alat belajar kelompok bagi sekolah yang berstatus KSRG di setiap kecamatan.
“Tahun 2026 ini, akan kami tambah chromebook (laptop) sebagai alat pembelajaran untuk KSRG dan chromebook ini yang dapat untuk sekolah yang disiapkan KSRG sebanyak 60 unit per sekolah,” tambahnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







