Langkah ini diambil agar makanan bergizi yang telah disiapkan tidak terbuang sia-sia dan tetap dapat dimanfaatkan oleh peserta didik.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Apakah nantinya makanan dibawa pulang ke rumah oleh siswa atau dengan mekanisme lain, sepanjang itu diputuskan oleh sekolah, tidak menjadi masalah bagi kami,” pungkasnya. (*)
Kalimantanlive.com / pathur
Editor : Pathurrachman








