Dispersip Banjarmasin Gelar Workshop Pengawasan Arsip Dinamis Bagi SKPD

“Saya ingin menekankan kepada seluruh pimpinan SKPD agar memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan arsip di unit kerjanya. Jangan menyerahkan sepenuhnya kepada petugas arsip tanpa dukungan kebijakan, sumber daya, dan pengawasan dari pimpinan,” katanya.

Lebih jauh, Ananda mendorong agar pengelolaan arsip di lingkungan Pemko Banjarmasin terus diarahkan menuju transformasi digital dengan tetap memperhatikan aspek keamanan informasi dan kepatuhan regulasi.

“Digitalisasi arsip harus menjadi solusi, bukan justru menambah masalah baru akibat lemahnya tata kelola. Aspek keamanan informasi dan kepatuhan terhadap regulasi tetap harus menjadi perhatian utama,” ungkap dia.

“Semoga workshop ini tidak berhenti pada tataran pemahaman saja, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan. Mari kita jadikan pengelolaan arsip yang tertib sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif,” tutupnya.

Kalimantanlive.com/Medcentbjm